Jakarta – Buku berjudul “Nalar Politik Rente” karya Dahnil Anzar Simanjuntak diluncurkan malam ini, Rabu (28/2). Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu mengatakan bukunya antara lain terinspirasi dari pemikiran budayawan yang juga pendiri Pusat Studi Kelirumologi, Jaya Suprana.

“Saya sering berdialog dengan Pak Jaya Suprana. Jadi buku saya ini salah satunya terinspirasi dari kelirumologinya beliau,” kata Dahnil dalam sambutannya di Auditorium Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat.

Dahnil menyebut kehidupan politik di Indonesia yang dipertontonkan para elit saat ini banyak tak sesuai dengan watak sejatinya berpolitik.

“Hari ini kita dihadapkan pada fakta festival kelirumologi. Augusto Comte mengatakan politik yang dilakoni para politisi harusnya memiliki watak yang mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi (atruistik). Bukan motivasinya kepentingan pribadi atau egoistik,” katanya.

“Politik itu seharusnya bingkai cara berpikirnya harusnya dibangun dengan menggunakan nalar atruistik. Negeri kita sudah kehilangan niat dari awal. Orang jadi PNS bukan karena ingin melayani tapi mencari duit. Politik kita jadi egoistik. Egoistik yang diburu adalah rente,” sambung dia.

Di lain sisi, menurut Dahnil, praktik keliru ini betolak belakang dengan semangat berlomba-lomba dalam kebaikan sebagaimana diajarkan Islam.

“Harusnya politik fastabiqul khoirot, bertolong-menolong dalam kebaikan. Bukan dalam keburukan,” pungkasnya.

Buku Dahnil ini diterbitkan oleh Booknesia, penerbitan milik RMOL. Peluncuran buku ini dihadiri tokoh antara lain Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, ekonom senior DR. Rizal Ramli, Budayawan Jaya Suprana, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Aryo Djojohadikusumo dan Pimpinan Booknesia Teguh Santosa

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here