Gerakan dan Agenda Aksi Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah

    0
    78

    1. Berjamaah Lawan Korupsi

    Peta jalan memulai Khittoh Nalar Baru Gerakan Pemuda Muhammadiyah, sejatinya telah di mulai sejak dua tahun lalu, sejak pertama kali Dahnil Anzar Simanjuntak terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, yakni 22 November 2016. Dimulai dari pelantikan yang dilaksanakan di Jakarta, Pada tanggal 24 Desember 2014, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah memulai Deklarasi awal sebuah gerakan yang disebut sebagai Gerakan Berjamaah Lawan Korupsi. Bersama dengan Indonesia Coruption Watch, Pemuda Muhammadiyah melaunching Gerakan Berjamaah Lawan Korupsi pada Minggu, 8 Februari 2015.

    Gerakan Berjamaah Lawan Korupsi adalah langkah awal dimulainya, gerakan pendidikan merawat dan membentengi integritas kader Pemuda Muhammadiyah melalui pendirian Madrasah Antikorupsi (MAK) yang saat ini telah berdiri di 24 Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia. Gerakan Berjamaah Lawan Korupsi melalui Madrasah Antikorupsi setidaknya telah sukses menjadi benteng moral bagi sebagian kader Pemuda Muhammadiyah, demikian pula secara organisatoris Pemuda Muhammadiyah menjadi satu-satunya OKP di Indonesia yang berani dengan tegas dan terang membangun gerakan antikorupsi. Gerakan ini berjejaring dan berakar, sehingga memberikan efek positif bagi performa Pemuda Muhammadiyah di Publik, sebagai Organisasi yang konsisten memiliki gerakan antikorupsi, Pemuda Muhammadiyah seringkali menjadi newsmaker melalui diskusi rutin Madrasah Antikorupsi, terkait dengan isu-isu antikorupsi, dan tentu berefek pada isu-isu lain.

    Ibda Binafsihi atau dimulai dari diri sendiri menjadi semboyan penting Gerakan Berjamaah Lawan Korupsi. Maka, pembenahan internal organisasi pun secara bertahap dan pelan kita lakukan, kini Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah melaporkan kondisi keuangannnya secara rutin setiap tahunnya dan dipublikasikan melalui website resmi Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah yakni; www.pemudamuhammadiyah.or.id. Laporan keuangan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah juga disampaikan secara periodik kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta dan Yogyakarta, serta kepada pihak ke 3 yang terkait dengan donasi. Kami percaya bahwa dalam gerakan dakwah amar makruf nahi mungkar, integitas adalah segalanya, dan tidak boleh roboh karena praktek-praktek yang tercela.

    2. Madrasah AntiKorupsi

    Madrasah Antikorupsi menjadi benchmark Pemuda Muhammadiyah, bahkan menjadi model baru dalam gerakan antikorupsi yang fokus pada pendidikan merawat integritas. Merancang gerakan antikorupsi tidak sekedar menjadi gerakan sporadis, namun menjadi gerakan holistik dengan menggeser gerakan antikorupsi sebagai gerakan kebudayaan. Gerakan yang konsisten membangun antikorupsi sebagai budaya, sebagai habit dan gaya hidup.

    Seiring dengan itu, Madrasah Antikorupsi pun merancang banyak agenda-agenda kebudayaan antikorupsi melalui berbagai kegiatan seperti Konvensi Antikorupsi, Pargelaran Anak Antikorupsi, Pargelaran seni Antikorupsi, Madrasah Antikorupsi ON TV, Duta Kejujuran, Roadshow Madrasah Antikorupsi dan sebagainya

    3. Gerakan Ayah Hebat

    Ayah memiliki peran strategis dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah yakni keluarga yang damai, tenang, tentram dalam rajutan cinta dan kasih sayang. Ayah tidak hanya berperan sebagai kepala rumah tangga tetapi Ayah adalah teladan dan panutan bagi istri dan anak-anaknya. Namun pada implementasinya perubahan sosial, ekonomi, budaya, dan politik telah mendangkalkan persepsi dan definisi terhadap peran serta ayah dalam keluarga.

    Gerakan Ayah Hebat adalah program turunan dari Gerakan Berjamaah Melawan Korupsi yang sebelumnya telah digaungkan oleh PP Pemuda Muhammadiyah bersama Indonesia Corruption Watch (ICW). Gerakan Ayah Hebat memiliki peran yang penting di tengah kesibukan orang tua, kebutuhan anak akan mendapatkan kasih sayang orangtua semakin terabaikan. Disamping kesibukan mencari nafkah oleh sang ayah, mindset yang menganggap pengasuhan anak hanya ada di tangan istri masih dianut oleh sebagian besar keluarga. Namun seharusnya, sudah jelas bahwa tugas mendidik bukan hanya milik ibu, namun juga ayah.

    Oleh sebab itu, pemuda muhammadiyah mendorong gerakan ayah hebat agar ayah hadir di tengah keluarga, lalu kita mulai gerakan antikorupsi dari rumah. Penanaman antikorupsi secara dini dan kolektif melalui keluarga ini pun dianggap sebagai upaya strategis sebagai pencegahan, selain segenap upaya penindakan untuk melawan korupsi. Gerakan Ayah Hebat di deklarasikan pada hari Sabtu, 23 April 2016 di di Museum Nasional, Jakarta Pusat.

    Profile Gerakan Ayah Hebat ini sesungguhnya bisa dilakukan dari hal-hal yang aplikatif dan sederhana, misalnya Gerakan Ayah mendampingi istri memeriksakan kehamilan dan persalinan pada layanan kesehatan;Gerakan Ayah mendukung pemberian ASI eksklusif pada anak; Gerakan Ayah memandikan, menyuapi, dan meggendong anak; Gerakan Ayah berkumpul, bermain, olah raga, dan berekreasi bersama anak;Gerakan Ayah mendongeng untuk anak ketika mau tidur atau di waktu-waktu tertentu; Gerakan Ayah mendengarkan suara dan pendapatanak yang merupakan hak-hak anak yang harus diperhatikan; Gerakan Ayah menanamkan nilai karakter dan anti korupsi; Gerakan Ayah mendampingi anak mengakses media, dan internet; Gerakan Ayah mendampingi anak belajar agama dan ibadah; Gerakan Ayah mengantar anak kesekolah; dan gerakan lainnya yang bisa memberikan kehadiran sosok ayah dengan baik di tengah keluarga.

    4. Clean, Pray and Love

    Clean, Pray and Love adalah program Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah untuk merawat keberagaman dan toleransi melalui kegiatan bersih-bersih rumah ibadah dan warung makan gratis untuk dhuafa dengan bekerja sama dengan organisasi lintas agama. Kegiatan CPL ini tidak hanya sekedar membersihkan rumah ibadah, namun juga melakukan dialog dengan umat antar agama.

    Melalui CPL pemuda muhammadiyah berharap dapat menumbuhkan toleransi dalam beragama, intoleransi muncul karena tidak sepaham antara umat terhadap toleransi. Oleh karena itu, CPL ini untuk membangun toleransi otentik dengan dialog sehingga timbul kesepahaman antara satu dengan yang lain. Dialog yang di bagun bukan dialog yang penuh dengan kepura-puraan akan tetapi toleransi Indonesia yang otentik.

    5. Warung Dhuafa

    Pada hari Jumat 10 Maret 2017 Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah membuka warung dhuafa yang diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan miskin. Warung tersebut di buka di halaman Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jalan menteng Raya no. 62 jakarta pusat. Warung dhuafa ini adalah manifestasi dari teologi al Maun, teologi yang mencintai orang miskin dan mustadafin atau orang yang tertindas.

    Warung makan gratis dhuafa di buka setiap hari Jum’at ba’da Jumatan di halaman Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah jalan menteng raya no 62 jakarta pusat, pada bulan ramadhan jam buka warung dhuafa ini diubah menjadi jelang berbuka puasa. Sebanyak 200 porsi disiapkan oleh pengelola Warung. Siapapun yang merasa dhuafa bisa makan secara cuma-cuma di warung tersebut, namun pengelola juga menyediakan kotak infak bagi mereka yang ingin makan dan menyumbang. Hasil sumbangan tersebut akan di gunakan untuk biaya pengelola untuk beroprasi di minggu depannya.

    Warung Dhuafa ini dibiayai murni oleh kantong organisasi pemuda muhammadiyah, tidak di topang oleh pihak lain. Akan tetapi bila ada yang mau berdonasi untuk warung dhuafa, pemuda muhammadiyah mempersilahkan.

    6. Satgas Advokasi Pemuda Muhammadiyah

    Berangkat dari ritme gerakan yang begitu sering bersinggungan dengan ranah hukum, maka Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mencetuskan berdirinya Satuan Tugas (Satgas) Advokasi sebagai bagian penting dalam menopang kerja-kerja advokasi yang selama ini telah di kerjakan oleh Pemuda Muhammadiyah. Satgas Advokasi ini hadir untuk melayani umat dan mengabdi kepada keadilan, terlebih lagi banyak masyarakat kecil yang tidak merasakan keadilan belakangan ini.

    Satgas Advokasi di bentuk setelah Pemuda Muhammadiyah banyak menerima pengaduan dari masyarakat kecil, mereka engadu tidak memiliki uang untuk pendampingan hukum. Yang datang ke Pemuda Muhammadiyah antara lain petani Kendeng yang menadukan nasibnya ke kantor Pemuda Muhammadiyah. Lalu petani Karawang yang mana lahan dan rumah mereka di gusur oleh perusahaan. Atas beberapa momentum itulah lahirnya satgas Advokasi dianggap sebagai sesuatu yang mendesak. Satgas di dedikasikan untuk kaum mustad’afin yang kesulitan mendapatkan akses keadilan.

    Satgas Advokasi memiliki tiga unsur penting secara kelembagaan, mulai pembina, pengawas, hingga penggerak. Selain itu, ada 15 divisi untuk menangani perkara. Pada ranah penanganan perkara, Satgas memiliki puluhan advokat yang siap pada area litigasi. Semoga Satgas Advokasi bekerja maksimal ke depan. Bahkan tidak segan kami akan mentransformasikan Satgas Advokasi ini menjadi lembaga bantuan hukum (LBH).

    7. E-commerce mallmu.com

    Gerakan Ekonomi jamaah pun tidak ketinggalan sebagai jalan baru model dakwah Pemuda Muhammadiyah. Bukan penguatan Ekonomi Jamaah, tetapi penguatan ekonomi jamaah. Maka, kami membangun media perdagangan online untuk semua kader dan jamaah Muhammadiyah diseluruh Indonesia melalui www.malmu.com yakni, mall online yang menjadi wadah perdagangan bagi seluruh jamaah Muhammadiyah diseluruh dunia.

    Mallmu.com merupakan platform jual beli online yang mewadahi produk-produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dari warga Muhammadiyah pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Sebagai marketplace, siapapun bisa melakukan aktivitas jual beli di MallMu. MallMu memberikan solusi kepada pelaku usaha dalam proses transaksi jual beli online.

    MallMu juga didukung jaringan organik pelaku usaha yang mengakar sampai ke pelosok Indonesia, yang memberi kesempatan pada para penjual untuk berjejaring, membangun kerja sama dan saling bersinergi. Mallmu akan mempertemukan antara pembeli dengan penjual dalam platform untuk bertransaksi yang di dalamnya terdapat produk yang banyak dan beragam. Tidak hanya itu, proses transaksi yang disediakan MallMu.com sangat mudah, aman & menguntungkan

    8. Aplikasi android AppsMu

    AppsMu adalah aplikasi berbasis android yang bisa mempermudah masyarakat dalam melakukan aktivitas online, terutama yang berkaitan dengan kegiatan organisasi. Misalnya infak dan pembayaran iuran anggota. Aplikasi berbasis android ini juga nantinya dapat digunakan untuk memesan tiket, pembelian pulsa, pembelian token listrik dan lain sebagainya.

    Penagembangan kegiatan ekonomi ini kami sebut sebagai bentuk dari akselerasi watak berkemajuan yang dimiliki Muhammadiyah. Watak dakwah organisasi muhammadiyah adalah selalu memberikan kegembiraan kepada umat dan bangsa serta mengembirakan kemanusiaan. Dengan adanya Appsmu ini nanti Pemuda Muhammadiyah berharap dapat memajukan kehidupan beragama dan berbangsa dengan cara mendorong terwujudnya keadilan.

    BAGIKAN

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here