Jakarta – Madrasah Antikorupsi Pemuda Muhammadiyah mengirimkan surat cinta ke Mahkamah Konstitusi (MK). Surat itu secara khusus ditujukan untuk Ketua MK Arief Hidayat.

Direktur Madrasah Antikorupsi Pemuda Muhammadiyah, Virgo S. Gohardi, dalam jumpa pers di Kantor Pusat Muhammadiyah, Selasa (30/1) menyampaikan, surat cinta untuk MK itu dikirimkan pekan lalu.

“Karena kita lihat Mahkamah Konstitusi sebagai anak kandung reformasi untuk menjaga hak-hal konstitusional warga negara,” kata Virgo.

Surat cinta itu dikirimkan khusus untuk Arief karena sudah dua kali dijatuhi sanksi oleh Dewan Etik Mahkamah Konstitusi, dengan pelanggaran terbukti melanggar kode etik Hakim Konstitusi, dan diganjar teguran tertulis.

“Kami ingin jawaban surat kami dijawab oleh Arief Hidayat dengan surat pengunduran diri dan tidak perlu surat itu diserahkan kepada kami. Surat itu diserahkan kepada pihak-pihak yang berwenang, yang menyatakan iya untuk mengundurkan diri,” jelas Virgo.

Virgo menuturkan, secara konstitusional, legitimasi Arief Hidayat sebagai warga negara dan sebagai orang yang berhak duduk menjadi hakim serta ketua Mahkamah Konstitusi telah hilang.

“Jadi dia tidak punya kewenangan atau konstitusional lagi untuk duduk di Mahkamah Konstistusi. Integritasnga sudah tidak ada, misi dia untuk berkeadialan tidak ada, maka apalagi yang dia perjuangkan. Maka justru kami menganggap hak konstitusional dia susah tidak ada,” ujar Virgo.

Diketahui, ada tiga surat yang dikirim ke Mahkamah Konstitusi, antara lain dari Madrasah Anti Korupsi, Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.
“Kami tidak perlu surat itu dibalas satu persatu, balaslah dengan satu surat, surat pengunduruan diri,” tandasnya.

sumber :

https://kumparan.com/@kumparannews/madrasah-antikorupsi-tunggu-balasan-surat-cinta-dari-ketua-mk

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here