Gerakan Ayah Hebat

Share !
Facebook
Google+
Twitter
WhatsApp
Email
Print
gerakan-ayah-hebat

Ayah memiliki peran strategis dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah yakni keluarga yang damai, tenang, tentram dalam rajutan cinta dan kasih sayang. Ayah tidak hanya berperan sebagai kepala rumah tangga tetapi Ayah adalah teladan dan panutan bagi istri dan anak-anaknya. Namun pada implementasinya perubahan sosial, ekonomi, budaya, dan politik telah mendangkalkan persepsi dan definisi terhadap peran serta ayah dalam keluarga.

Gerakan Ayah Hebat adalah program turunan dari Gerakan Berjamaah Melawan Korupsi yang sebelumnya telah digaungkan oleh PP Pemuda Muhammadiyah bersama Indonesia Corruption Watch (ICW). Gerakan Ayah Hebat memiliki peran yang penting di tengah kesibukan orang tua, kebutuhan anak akan mendapatkan kasih sayang orangtua semakin terabaikan. Disamping kesibukan mencari nafkah oleh sang ayah, mindset yang menganggap pengasuhan anak hanya ada di tangan istri masih dianut oleh sebagian besar keluarga. Namun seharusnya, sudah jelas bahwa tugas mendidik bukan hanya milik ibu, namun juga ayah.

Oleh sebab itu, pemuda muhammadiyah mendorong gerakan ayah hebat agar ayah hadir di tengah keluarga, lalu kita mulai gerakan antikorupsi dari rumah. Penanaman antikorupsi secara dini dan kolektif melalui keluarga ini pun dianggap sebagai upaya strategis sebagai pencegahan, selain segenap upaya penindakan untuk melawan korupsi. Gerakan Ayah Hebat di deklarasikan pada hari Sabtu, 23 April 2016 di di Museum Nasional, Jakarta Pusat.

Profile Gerakan Ayah Hebat ini sesungguhnya bisa dilakukan dari hal-hal yang aplikatif dan sederhana, misalnya Gerakan Ayah mendampingi istri memeriksakan kehamilan dan persalinan pada layanan kesehatan;Gerakan Ayah mendukung pemberian ASI eksklusif pada anak; Gerakan Ayah memandikan, menyuapi, dan meggendong anak; Gerakan Ayah berkumpul, bermain, olah raga, dan berekreasi bersama anak;Gerakan Ayah mendongeng untuk anak ketika mau tidur atau di waktu-waktu tertentu; Gerakan Ayah mendengarkan suara dan pendapatanak yang merupakan hak-hak anak yang harus diperhatikan; Gerakan Ayah menanamkan nilai karakter dan anti korupsi; Gerakan Ayah mendampingi anak mengakses media, dan internet; Gerakan Ayah mendampingi anak belajar agama dan ibadah; Gerakan Ayah mengantar anak kesekolah; dan gerakan lainnya yang bisa memberikan kehadiran sosok ayah dengan baik di tengah keluarga.

Share !
Facebook
Google+
Twitter
WhatsApp
Email
Print