Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah: Dimanapun Dakwah Muhammadiyah Selalu Menghadirkan Nalar Sehat

Share !
Facebook
Google+
Twitter
WhatsApp
Email
Print
IMG-20180715-WA0004-696x522

Pengajian Ahad Pagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kembangan Kota Surabaya berlangsung meriah. Tidak kurang dari 600an jamaah hadir dalam kesempatan itu, yang dihadiri Dahnil Anzar Simanjuntak, SE.ME. Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah di Masjid Al-Azhar Dupak Bandarejo, Ahad (15/7).

Acara Silaturrahim Keluarga Besar Muhammadiyah Krembangan bertajuk ‘Muhammadiyah untuk Ummat dan Bangsa itu, Dahnil memaparkan sejumlah problematika dan harus dibenahi dalam diri ummat dan bangsa, termasuk persyarikatan.

Menurut Dahnil, dalam kehidupan kebermasyarakatan dan kebangsaan ini yang harus ditekankan adalah ketahuidan, tauhid murni. Dalam artian, esensi islam adalah mengedepankan nilai-nilai akhlaqnya.

“Dakwah Muhammadiyah itu, dimanapun berada selalu menghadirkan akhlaq yang baik,” katanya yang harus dipegang warga persyarikatan. Sehingga tradisi, laku di keseharian dihiasi dengan akhlaq yang mulia.

Dalam konteks perpolitikan, bagi Dahnil, akhlaq menjadi instrumen penting bagi pemimpin bangsa. Sehingga, dia mampu menjaga nilai-nilai transenden, sadar bahwa dia merupakan perwakilan rakyat yang harus menjaga moralitasnya.

“Jika ini yang dipegang, maka dia bisa memposisikan diri, juga sadar apa yang diperbuat kelak akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak,” imbuh Anin sapaan akrab Dahnil.

Tidak kalah penting, tambah Anin, hendaknya masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah menjaga nalar sehat.

“Akhir-akhir ini, nalar di masyarakat kita ada gejala kurang sehat. Kalau kita mengkritik pemerintah, misalnya dinilai pro sebelah. Begitu sebaliknya,” kata Anin menunjukkan bahwa orang yang ingin berada ditengah seolah-olah tidak boleh harus _ngeblok_ kelompok tertentu.

Hal inilah, lanjut Dahnil menandakan ada gejalah nalar tidak sehat dalam kehidupan kebangsaan. Dia menandaskan, Muhammadiyah dibangun nalar yang sehat. Maka, dia menghimbau hendaknya dalam kehidupan sehari-hari selalu menghadirkan nalar sehat.

Sementara itu, Sutikno Ketua PCM Krembangan mengatakan, media pengajian tersebut sebagai instrumen silaturrahim bagi warga persyarikatan.

“Silaturrahim ini penting sebagai upaya penguatan ideologi Muhammadiyah juga sebagai pencerahan bagi ummat,” ungkapnya.

Hadir pula dalam acara tersebut, H. M. Arif An, SH. Sekretariat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.

Di akhir acara tersebut panitia melakukan pengundian dorprise, juga dimeriahkan demo masak oleh Pimpinan Aisyiyah Krembangan.

Sumber : Klikmu.co

Share !
Facebook
Google+
Twitter
WhatsApp
Email
Print