Program Kerja Bidang KOKAM dan SAR

Share !
Facebook
Google+
Twitter
WhatsApp
Email
Print
BIDANG-11-1068x593

Penguatan semangat amar makruf nahi mungkar dan dakwah kemanusian pun, berusaha Pemuda Muhammadiyah hadirkan dengan melakukan revitalisasi terhadap Kokam Pemuda Muhammadiyah. Peran Kokam dalam penanganan kasus Siyono di Klaten memberikan inspirasi bagi penguatan kembali fungsi Kokam diseluruh Indonesia sebagai pengawal Pilar penjaga aqidah Islam, Pilar menjaga Kehormatan Islam, Pilar Pengawal NKRI dan Pancasila, dan saat ini pilar itu kita tambahkan dengan Pilar Merawat Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup.

Pemuda Muhammadiyah menjadikan Kokam sebagai simbol utama, sebagai tanda bangkit dan kembalinya Kokam Pemuda Muhammadiyah sebagai kekuatan dakwah Muhammadiyah yang hadir sebagai pengawal Islam, NKRI dan Kemanusian. “Wajib Kokam”. Sebagai bentuk keseriusan Pemuda Muhammadiyah dalam membangkitkan Kokam Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menyelenggarakan Diklat Khusus Pimpinan yang di ikuti oleh seluruh pengurus Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah.

  1. Melakukan restrukturisasi posisi, peran serta, dan jati diri KOKAM/SAR Pemuda Muhammadiyah, khususnya berkaitan dengan berbagai pihak yang berkebutuhan dengan KOKAM/SAR.
  2. Melakukan sosialisasi, recruitment dan pelatihan intensif KOKAM/SAR dalam upaya meningkatkan kesadaran Pemuda Muhammadiyah dalam perjuangan bela Negara dan membantu masyarakat luas.
  3. Membangun jati diri KOKAM/SAR yang kokoh sehingga mampu menjadikan KOKAM/SAR sebagai media dakwah efektif bagi kalangan pemuda maupun pemudi sebagai bagian dari sistem perkaderan Pemuda Muhammadiyah yang komprehensif dan berkesinambungan.
  4. Melakukan kajian intensif bagi pengembangan pola organisasi, pembinaan dan pembiyaan KOKAM/SAR yang variatif, inovatif dan dapat dipertanggung jawabkan.
  5. Melakukan kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah atau non pemerintah untuk mempersiapkan KOKAM/SAR sebagai lembaga bantuan gerak cepat, tanggap darurat dan memiliki akselerasi tinggi dalam penanganan bencana, situasi kritis dan pengawatan.
Share !
Facebook
Google+
Twitter
WhatsApp
Email
Print